RSS
Image

パプア州日本語教師会

パプア州日本語教師会

Merintis suatu pekerjaan merupakan hal yang tidak segampang yang dipikirkan dan dibayangkan, percayalah kalian adalah pioner / perintis.
石の上にも三年 
いしの うえにも さんねん
ishi no ue nimo san nen…
Lihat Selengkapnya
— bersama Masatake Ito dan 5 lainnya.

 
Leave a comment

Posted by on April 10, 2014 in Uncategorized

 

Dance Mengikuti pendidikan Teacher Training ke Jepang Ikuti link dibawah ini

http://www.surabaya.id.emb-japan.go.jp/makassar/berita_20131009.pdf

 
Leave a comment

Posted by on October 16, 2013 in Uncategorized

 

Tentang 5S – Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke

Bagi anda yang pernah berinteraksi dengan dunia pabrik tentunya tidak asing dengan istilah 5S. Pabrik yang menerapkan program 5S akan terlihat bersih dan teratur.  Mereka berpikir keadaan yang berantakan akan menyembunyikan masalah. Program 5S dipandang sebagai usaha untuk memunculkan masalah yang selama ini tersembunyi  dari para pemecah masalah (problem solver).

Saat ini, program 5S telah banyak diadopsi oleh berbagai industri di berbagai negara. Popularitas 5S ini tak lepas dari kesuksesan industri Jepang yang selama ini memusatkan  perhatiannya terhadap pengurangan segala  pemborosan (waste). 5S adalah landasan untuk membentuk perilaku manusia agar memiliki kebiasaan (habit) mengurangi pembororsan di tempat kerjanya.

Program 5S pertama kali diperkenalkan di Jepang sebagai suatu gerakan kebulatan tekad untuk mengadakan pemilahan (seiri), penataan (seiton), pembersihan (seiso), penjagaan kondisi yang mantap (seiketsu), dan penyadaran diri akan kebiasaan yang diperlukan untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik (shitsuke). Masing-masing S dalam 5S beserta penjelasannya dijelaskan di bawah ini.

1S – Seiri

5s-seiri Seiri merupakan langkah awal implementasi 5S, yaitu: pemilahan barang yang berguna dan tidak berguna: 

  • Barang berguna => Disimpan
  • Barang tidak berguna => Dibuang

Dalam langkah awal ini dikenal istilah Red Tag Strategy,  yaitu menandai barang-barang yang sudah tidak berguna dengan label merah (red tag) agar mudah dibedakan dengan barang-barang yang masih berguna. Barang-barang dengan label merah kemudian disingkirkan dari tempat kerja. Semakin ramping (lean) tempat kerja dari barang-barang yang tidak dibutuhkan, maka akan semakin efisien tempat kerja tersebut.

2S – Seiton

5s-seiton Seiton adalah langkah kedua setelah pemilahan, yaitu: penataan barang yang berguna agara mudah dicari, 
dan aman, serta diberi indikasi.
Dalam langkah kedua ini dikenal istilah Signboard Strategy, yaitu menempatkan barang-barang berguna secara rapih dan teratur kemudian diberikan indikasi atau penjelasan tentang tempat, nama barang, dan berapa banyak barang tersebut agar pada saat akan digunakan barang tersebut mudah dan cepat diakses. Signboard strategy mengurangi pemborosan dalam bentuk gerakan mondar-mandir mencari barang.

3S – Seiso

5s-seiso Seiso adalah langkah ketiga setelah penataan, yaitu: pembersihan barang yang telah ditata dengan rapih agar tidak kotor, termasuk tempat kerja dan lingkungan serta mesin, baik mesin yang breakdown maupun dalam rangka program preventive maintenance (PM).
Sebisa mungkin tempat kerja dibuat bersih dan bersinar seperti ruang pameran agar lingkungan kerja sehat dan nyaman sehingga mencegah motivasi kerja yang turun akibat tempat kerja yang kotor dan berantakan.

4S – Seiketsu

5s-seiketsu Seiketsu adalah langkah selanjutnya setelah seiriseiton, dan seiso, yaitu: penjagaan lingkungan kerja yang sudah rapi 
dan bersih menjadi suatu standar kerja. Keadaan yang telah dicapai dalam proses seiriseiton, danseiso harus distandarisasi. Standar-standar ini harus mudah dipahami, diimplementasikan ke seluruh anggota organisasi, dan  diperiksa secara teratur dan berkala.

5S – Shitsuke

5s-shitsuke Shitsuke adalah langkah terakhir, yaitu penyadaran diri akan etika kerja: 

  1. Disiplin terhadap standar
  2. Saling menghormati
  3. Malu melakukan pelanggaran
  4. Senang melakukan perbaikan

Padanan  5S dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris dapat dilihat pada Tabel 1 di bawah ini.

Tabel 1
Padanan 5S dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris

JEPANG INDONESIA INGGRIS
5S 5R 5S 5P 5K 5S
1S Seiri Ringkas Sortir Sisih Pemilahan Ketertiban Sort
2S Seiton Rapi Susun Susun Penataan Kerapihan Set in Order
3S Seiso Resik Sapu Sasap Pembersihan Kebersihan Shine
4S Seiketsu Rawat Standarisasi Sosoh Penjagaan Kelestarian Standardize
5S Shitsuke Rajin Swa-disiplin Suluh Penyadaran Kedisiplinan Sustain

 

Suksesnya 5S terletak pada sejauhmana orang melakukan 5S sebagai suatu kebiasaan (habit) bukan paksaan sehingga inisiatif perbaikan akan muncul dengan sendirinya. Di bawah ini saya telah merangkum hal-hal penting untuk pelaksanaan program 5S berdasarkan beberapa literatur dan juga perspektif pribadi saat menyaksikan langsung aktivitas 5S di tempat kerja.

  • Membutuhkan keterlibatan/partisipasi semua orang dalam organisasi dari level atas sampai level bawah.
  • Membutuhkan komitmen manajemen untuk memastikan kegiatan 5S dilakukan setiap hari dan dianggap sebagai prioritas.
  • Merubah perspektif semua orang dalam organisasi bahwa 5S lebih dari sekedar program kebersihan maupun housekeeping management.
  • Menerapkan 5S secara konsisten untuk perubahan budaya.
  • Menggunakan sistem visual display untuk mengkomunikasikan  aktivitas 5S secara efektif.
  • Melakukan audit 5S secara teratur (mingguan, bulanan, dan surprise audit) untuk menilai performance.
  • Membutuhkan edukasi tentang konsep  dan keuntungan aktivitas 5S.

Sebagai penutup saya mau mengutip salah satu paragraf dari artikel yang disusun Utomo (2011).

5S tidak sulit untuk dipahami, tapi 5S sangat sulit untuk dilaksanakan dengan benar. 5S memerlukan kegigihan, kebulatan tekad, dan memerlukan usaha yang terus menerus. 5S mungkin tidak akan memberikan hasil yang dramatis. Namun 5S membuat pekerjaan lebih mudah. 5S akan mengurangi pemborosan waktu kerja kita. 5S akan membuat kita bangga atas pekerjaan kita. 5S akan meningkatkan produktifitas kerja dan mutu yang lebih baik, sedikit demi sidikit, namun terus menerus.

Sumber & Rujukan Lain:


Cakrawijaya. (n.d.). Shopfloor Improvement Specialist [Web log post]. Retrieved from http://cakrawijaya.blogspot.com/

Fearing, R.C. & Hong, T.H. (2004). 5S’s and Waste Walks [PDF document]. Retrieved from MIT OpenCourseWare:http://ocw.mit.edu/courses/engineering-systems-division/esd-60-lean-six-sigma-processes-summer-2004/lecture-notes/

Hirano, H. (2009). JIT implementation manual : The complete guide to just-in-time manufacturing. Available fromhttp://www.crcpress.com/product/isbn/9781420090321

LeanIndonesia.com. (2011, June 19). Sekilas tentang 5S. [Web log post]. Retrieved from http://www.leanindonesia.com/2011/06/sekilas-tentang-5s/

Osada, T. (2004). Sikap kerja 5S (5th ed.). (Mariani Gandamiharja, Trans.). Jakarta: PPM. (Original work published 1991).

Utomo, A.C. (2011). Sejarah Singkat 5-S. Retrieved fromhttp://www.scribd.com/doc/51971011/sejarah-singkat-5-S

 
Leave a comment

Posted by on October 8, 2013 in Uncategorized

 

Apakah 5 S itu ?

Jika kita mencoba membersihkan dan menata salah satu ruangan, mungkin bingung harus mulai dari mana dan apa yang pertama kali harus kita kerjakan. Apalagi jika banyak barang yang rusak dan tergeletak dan tidak tahu kapan akan diperbaiki, belum lagi barang yang bisa langsung dipakai tetapi tidak tahu kapan akan dipakainya, apakah besok, bulan depan, atau mungkin satu tahun lagi.
Akhirnya habis waktu hanya untuk mempertimbangkan mau diapakan barang tersebut. Dan bagaimana kita menata sebuah ruangan atau kantor agar terlihat bersih, enak dilihat dan mempermudah kita mencari barang atau alat yang akan kita gunakan dan agar barang atau alat tersebut selalu dalam kondisi terawat. Hal ini tidak mudah. 5S memberi jawaban untuk kita, karena 5S merupakan teknik penanganan yang tepat untuk rumah, pabrik dan dimana saja. 5S berpengaruh langsung terhadap produktivitas.

DiIndonesia 5S mulai diperkenalkan pada bulan Mei 1991 dengan diundangnya Mr. Yashusi Fukuda oleh Pusat Produktivitas Nasional yang diikuti peserta dari beberapa perusahaan.

MENGAPA ANDA PERLU 5S ?
1. Untuk meningkatkan kinerja keuntungan
2. Mudah ditemukan dan mudah didapat
3. Tidak ada yang berlebihan dan ada tempat yang luas
4. Waste mudah dikenali
5. Sistem standar mudah dipahami dan terlihat jelas
6. Tanpa penundaan, tanpa kecelakaan dan tempat yang aman untuk bekerja
7. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi
8. Meningkatkan image organisasi

Apa itu 5S?
5S adalah istilah Jepang untuk menggambarkan secara sistematik praktek housekeeping yang baik. Berasal dari Jepang dan terbukti efektif dibeberapa negara. 5S Housekeeping dikenal sebagai awal dan merupakan pendekatan paling efektif dalam membangun suatu bangunan dalam beberapa usaha peningkatan produktivitas. Dapat diterapkan secara kombinasi dengan alat lain. 5S merupakan akronim dari 5 kata Jepang yaitu Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu dan Shitsuke.

Tujuan 5S
1. Menciptakan kepedulian dan pemahaman dasar-dasar 5S
2. Meningkatkan pengetahuan tentang konsep dan teknik 5S
3. Mengambil dan mengimplementasikan secara bertahap prinsip dan teknik 5S dilingkungan kerja
4. Meningkatkan produktivitas dan efisiensi di tempat kerja anda
5. Mengidentifikasi waste dan mencari peningkatan berkelanjutan

Arti 5S

Seiri – Ringkas (Memilah)
(buang benda yang tidak perlu)
Seiton – Rapi (Penataan)
(atur benda-benda dengan rapi)
Seiso – Resik (Pembersihan)
(membersihkan terus-menerus)
Seiketsu – Rawat (Pemantapan)
(menjaga dalam standar yang baik)
Shitsuke – Rajin (Pembiasaan)
(latihan dan disiplin diri dengan peningkatan berkelanjutan)

 
Leave a comment

Posted by on October 8, 2013 in Uncategorized

 

5 S Dalam istilah Kebersihan dan Kenyamanan di Jepang

5 S dalam istilah Kebersihan dan Kenyamanan di Jepang

5 Sとは、整理・整頓・清掃・清潔・躾(鍵山秀三郎様の講話より)
5S tersebut adalah : SEIRI, SEITON, SEISOU, SEIKETSU dan SHITSUKE

1. 整理をする。 SEIRI SURU ( mengatur atau menyiapkan )

一つ目は整理をすることです。5Sの中で一番難しいのが、整理です。
これができたら、5Sの9割が出来たも同じです。

整理をするとは、要るものと不要なものを分けることです。
書類1枚が必要かどうかの判断をするようにしないといけません。
要りもしないものを何年も保管しておいて、やっぱり要らないからと
捨てなければならないこともあります。

かと思うと処分したすぐそばから、要ることが分かって、
ごみ箱を探すようなこともやります。
分別ができるようになるということは、人間の生き方そのものなのです。

2. 整頓 SEITON
しまい忘れてしまうことがよくあります。
箱などに入れて、一体ナニが入っているか分からない状態です。
整頓とは、何であるかをきちっと明示することです。

たとえば、ファイルの背中に明示をするということです。
整理と整頓を同じ様におもう人もいますが、整理と整頓はこれだけちがいます。

分別をすることと明示することです。整頓をすると仕事の質が高まります。

家内が台所でやっていることでいつも思うことがあります。
最近の冷蔵庫には扉がたくさんあって、うちのは3つに(6つに?)分かれています。
昔の冷蔵庫は扉がひとつでしたが、扉を開けると冷気が逃げるので、
節約のために扉が分かれています。

でも電気代は全然減らないんです。
どうしてかというとあっちこち全部開くからです。(爆笑)
どこにナニが入っているかを明示することです。

3. 清掃する。SEISOU suru
清掃すると言うことは、垂れ幕やスローガンに貼ることではありません。
手足を使って行動することです。

弊社は3月20日に引越ししました。
会社の裏に目黒川があり、桜並木の土手に公衆トイレがあります。
とても汚れていました。越していって直ぐ、徹底的にきれいにしました。
しかし掃除をしてもどうしてもすぐ詰まります。
手におえないからと、目黒区の清掃係りに連絡すると、すぐ来てくれました。
そして、やったことは・・・使用禁止と札をあげて、帰ってしまいました。(笑い)

仕方がないので、会社で手配して、下水工事をしました。
すぐ詰まるのは、桜の木の根が下水管を破って入ってきていたからです。
電話で、あれはうちで直しましたというと、「そうですか」と一言でした。
あまり言うと区役所の悪口になりますね。

4. 清潔 SEIKETSU
清潔とは、いままで上げたことの3つをずっと維持することです。

5. 躾 SHITSUKE
これらのことが、いちいち言われなくても自然に身についていることです。
習慣として身につくことです。

これが、5Sの本当の意味です。

 
Leave a comment

Posted by on October 8, 2013 in Uncategorized

 

MGMP BAHASA JEPANG PAPUA KEHILANGAN GURU BAHASA JEPANG

MGMP BAHASA JEPANG PAPUA KEHILANGAN GURU BAHASA JEPANG

 

Yosepus Wenggi adalah seorang guru Bahasa Jepang, asal dari Kampung Waropen, Serui, Beliau mengajar Bahasa Jepang di beberapa SMA dan SMA serta SMP sekota Jayapura.

 

 

 

Yosepus Wenggi adalah Mantan training Jepang dan beliau tinggal di Jepang selama 3 tahun, selain itu beliau berperan sebagai interpreter pada kerjasama Jepang – Papua dibidang Pendidikan, dan dalam hal penanaman Modal di Papua.

 

YOSEPUS WENGGI

日本語教師

 

Terakhir beliau hembuskan Napas tanggal 24 September 2012, siang hari, sebelumnya hari sabtu tanggal 22 September telah menghadiri RAPAT MGMP di SMK Negeri 2 Kotaraja Jayapura.

 

MPMP Bahasa Jepang merasa berduka yang terdalam atas kepergian YOSEPUS WENGGI sensei, semoga amal dan kerja baik bapak selama ini diperhitungkan oleh TUHAN.

 
Leave a comment

Posted by on September 26, 2012 in Uncategorized

 

Belajar Dengan Cara Mandiri Huruf Katakana Bahasa Jepang

Dance Nawipa

Diberitahukan kepada anda yang ingin belajar Bahasa Jepang,,
Kami Papua Japanese Center Menyediakan BUKU BAHASA JEPANG dengan judul
1. Belajar Dengan Cara Mandiri Huruf HIRAGANA for Basic Japanese Learner.
2. Belajar Dengan Cara Mandiri Huruf KATAKANA for Basic Japanese Learner
dengan Harga : Rp. 40.000,- ( empat puluh ribu rupiah )
Buku ini kami rancang untuk anda yang ingin belajar bahasa Jepang tanpa bimbingan guru,…
Jika anda ingin memiliki buku ini, silakan kontak ke : 081248436224
atau : Alamat : SMA Negeri 4 Jayapura, Entrop
Selamat
Belajar

 
1 Comment

Posted by on September 13, 2012 in Uncategorized

 
 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.